Gelap!

Bi... Abi...mati lampu bi...? tiap hari, bahkan sehari bisa dua atau tiga kali atau bahkan berkali-kali sampai tak terhitung pertanyaan ini muncul dari Si Kecil yang sudah mulai beranjak gede...he...he... Yang dimaksud adalah kenapa sih PLN kok mati terus tiap hari??? Untuk menenangkan Si Kecil yang udah tambah gede tadi ane jawab aja...'Iya... listriknya lagi istirohat...capek'....

Hmmm... mungkin sepintas lalu hal di atas adalah kejadian 'biasa' yang memang sudah menjadi kebiasaan kita semua di seluruh penjuru negeri yang bernama Indonesia ini. Kita hanya bisa menerima, sesuai dengan pelajaran yang kita dapet waktu es em pe kalau gak salah 'konsumen adalah raja..............' ternyata masih ada kelanjutannya. Kok bisa?

Bagaimana tidak? kita selaku konsumen memang raja tapi produsen (PLN) adalah maharaja! so....raja harus tunduk dong dengan maharaja..he..he.. Dari awal-awal ane pakai jasa PLN sampai sekarang sepertinya kejadian seperti ini tetep berulang, lagi, lagi, dan lagi. Tanya kenapa?

Khususnya di sini, di daerah ane...banyak alasan kenapa PLN sering mati, dan semua alasan adalah benar adanya. Maksudnya benar-benar menjengkelkan! Alasan yang paling sering ane dengar adalah kata 'gangguan' yes betul gangguan. Gangguan di sini ane pahami sebagai suatu hal yang menyebabkan putusnya atau harus diputusnya aliran listrik ke sebagian/semua pelanggan. Sesuatu hal ini yang kadang-kadang membuat muncul berjuta pertanyaan selanjutnya. Capek deh....

Alasan lain, klasik juga sih...adalah Kurang Daya! ane inget alasan ini dipakai semenjak taun 2007 sampai sekarang masih berlaku. Dengan alasan kurang daya maka imbasnya adalah pemadaman bergilir secara berkala ke sebagian/semua pelanggan. Benarkah alasan ini?? Sekali lagi benar, maksudnya benar-benar salah! Lho kok salah? karena nggak bener...Why? Begini lho... di kota sebelah itu ada pembangkit listrik milik PKI... eh..maksud ane PLN yang berdaya bahkan lebih dari 5 digit. Wong dia itu mega proyek yang diresmikan oleh es be ye. Pembangkit Listrik Tenaga Air, yes PLTA dengan kapasitas lebih dari 10.000 Mega Watt yang jika saluran pembuangannya dibuka maka 3 desa bisa kebanjiran! Tapi, sekali lagi banyak tapinya.. setelah jadi eh..arus listriknya mengalir entah kemana..

Harusnya kan PLN setempat bisa punya PLTD/PLTMH/PLTA lokal? secara teknis bisa, tinggal masalah mau apa nggak mau...untuk beli mobnas seharaga 2M sanggup. Nah, untuk buat PLTD senilai 1M gak bisa...he..he.. bukan ane lho...Itu tuh salah satu wakil ane yang ane percaya tapi malah berkhianat!

Banyak lagi alasan lain....bahkan yang bukan alasan sampai-sampai dijadikan alasan untuk memutuskan arus ke pelanggan. Rakyat gak boleh mengeluh, karena kita adalah konsumen PLN yang Loyal (Loyo dan Siyal) he..he..

At last...semoga PLN berulah hanya di daerah ane:)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gelap!"

Posting Komentar

Silakan layangkan kritik,saran, cendol de el el